Halaman

Kamis, 09 Januari 2014

Sajak Suara Dari Timur


Kenapa selalu timur ?

Rambut dan warna kulit menjadi tolak ukur

Padahal timur akan itu selalu bersyukur

Meski timur dijadikan boneka penghibur


Kenapa selalu timur ?

Identik akan panah dan busur

Sumber pembuat bangsa tak akur

Toh, jiwa sosial kami semanis anggur


Kenapa selalu timur ?

Sodara anggap berpikiran mundur

Padahal, mata sodaralah yang kabur

Layaknya orang berusia uzur


Kenapa selalu timur ?

Kehadirannya dianggap penghancur

Justru, alur pikir sodara yang terbentur 

 Dan tercampur isi dalam dubur



Jogja,Jumat 10/1 2014 ( Pkl 01.18 WIB )

3 komentar:

  1. bagus banget sajaknya kak, saya dari timur :)

    BalasHapus
  2. haha makasih, timur harus lebih unggul :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. harus memang, pkoknya pele putus malintang patah :D
      semangaat tarus kakak

      Hapus